Apa Itu Investasi Saham

Apa Itu Investasi Saham? Apa Keuntungan dan Risikonya?

Apa Itu Investasi Saham?Investasi saham sebagai salah satunya kegiatan yang sekarang banyak digerakkan orang untuk meningkatkan keuangannya. Lantas apa sich investasi saham itu?

Apa Itu Investasi Saham?

Dengan singkat, investasi saham ialah aktivitas beli lembar saham perusahaan. Istilah saham datang dari kata bahasa Arab sahm yang memiliki arti sisi pemilikan . Maka, jika lo investasi saham maknanya lo sedang beli sisi pemilikan dari satu perusahaan. Hingga lo juga bisa disebut sebagai salah satunya pemilik dari perusahaan itu.

Misalkan, sekarang ini di Bursa Dampak Indonesia (BEI) tersebar 10.000.000 lembar saham perusahaan PT Bibit Tumbuh Bersama Tbk yang dipasarkan pada harga Rp1.500/lembar. Lantas, lo memilih untuk beli 1.000 lot (100.000 lembar) saham itu pada harga Rp150 juta.

Baca Juga :   Apa Itu Trading Saham? 8 Panduan Singkat Supaya Sukses

Jika 10 juta lembar saham Bibit barusan sebagai wakil 25% dari keseluruhan nilai pemilikan perusahaan, karena itu maknanya pembelian saham lo yang baru saja akan membuat lo jadi pemilik 0,25% dari perusahaan itu. (Langkah hitungnya semacam ini -> 100.000 / (10.000.000×4) x 100)

Dengan begitu, bila perusahaan itu hasilkan keuntungan, lo automatis memiliki hak atas 0,25% sisi dari keuntungan itu . Maka, jika keuntungan tahun ini Rp100 juta karena itu sebagai sisi lo ialah Rp250 ribu jika RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) memilih untuk membagikan keuntungan tahun jalan ke semua pemegang saham.

Keuntungan Investasi Saham

Ada dua keuntungan investasi saham, yakni capital gain dan dividen.

Capital Gain
Capital gain ialah keuntungan yang didapat investor saat jual saham di atas harga pembelian. Contoh, Budi membeli saham Bibit pada harga Rp500/lembar selanjutnya menjualnya kembali pada harga Rp750/lembar. Oleh karenanya, memiliki arti Budi sudah memperoleh keuntungan capital gain saham Bibit sejumlah Rp250/lembar.

Baca Juga :   Apa Itu Reksadana Saham? Berikut Kelebihan dan Kekurangannya

Andaikan waktu itu Budi beli saham sebesar Rp10.000.000, karena itu keseluruhan keuntungan yang didapat Budi sesudah jual saham Bibit kembali ialah Rp5 juta, didapatkan hasil dari pemasaran saham paling akhir sejumlah Rp15 juta dikurangkan harga awalnya pembelian saham Rp10 juta.

Selanjutnya, tipe keuntungan investasi saham yang ke-2 ialah dividen. Dividen ialah keuntungan investasi yang didapat investor saat perusahaan memilih untuk membagikan keuntungan ke beberapa pemegang saham.

Dividen
Dividen biasanya dipisah berbentuk kas tunai, tetapi di sejumlah perusahaan yang mempunyai kas terbatas bisa juga membagi dividen berbentuk lembar saham. Contoh keuntungan dividen saham tunai ialah seperti berikut:

Kira Budi sekarang ini mempunyai 10.000 lembar saham Bibit, lalu di saat yang serupa perusahaan Bibit memilih untuk membagikan semua keuntungan bersih perusahaan sejumlah Rp100 miliar untuk semuanya pemegang sahamnya. Di mana di saat itu jumlah keseluruhan saham yang dipunyai perusahaan ialah 1 miliar lembar.

Baca Juga :   Perbedaan Investasi Saham Dan Trading Saham

Oleh karenanya, karena itu tiap lembar saham akan mendapatkan keuntungan sejumlah Rp1.000 (Rp100 miliar/1 miliar lembar). Karena Budi memiliki 10.000 lembar saham Bibit, karena itu keseluruhan keuntungan dividen saham yang hendak Budi bisa ialah Rp10 juta.

Maknanya, makin bertambah lembar saham yang investor punyai, maka semakin besar juga keseluruhan keuntungan dividen yang dapat mereka dapatkan jika emiten memilih untuk membayar dividen saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Resiko Investasi Saham

Namanya investasi tentu mempunyai resiko, demikian juga dengan investasi saham. Sebagai investor, kewajiban lo ialah ketahui apa saja resiko yang kemungkinan muncul dari investasi saham.

Berikut ada 3 resiko investasi saham yang penting lo tahu, diantaranya:

  • Capital loss, ini terjadi ke-3 nilai saham yang lo membeli alami pengurangan harga
  • Suspend, karena argumen tertentu, Bursa Dampak Indonesia (BEI) bisa menghentikan perdagangan satu dampak saham di pasar modal sampai sama waktu tertentu. Akhirnya, ini dapat bikin rugi investor yang menggenggam saham itu karena asetnya jadi ketahan
  • Likuidasi, ialah resiko yang terburuk dari investasi saham karena bisa mengakibatkan investor kehilangan beberapa atau bahkan juga semua modal sahamnya tanpa sisa. Ini dikarenakan oleh perusahaan yang digenggam oleh investor itu sudah dipastikan pailit oleh pengadilan atau disetop.

Tipe-Jenis Saham

Saat sebelum investasi saham, investor seharusnya ketahui dahulu mengenai dua tipe saham yang berada di pasar modal Indonesia, yakni saham biasa (common stok) dan saham preferen (preferred stok).

Saham biasa ialah tipe saham yang biasa dijualbelikan di pasar modal. Sementara saham preferen ialah tipe saham spesial yang jarang-jarang diperjualbelikan karena jumlah emiten yang sediakan saham preferen di Indonesia termasuk sangatlah sedikit.

Berlainan dengan bursa dampak di luar negeri yang mana pembagian saham preferen oleh perusahaan cukup umum. Dibanding pemegang saham biasa, pemilik saham preferen mempunyai beberapa hak spesial, misalnya:

  • Lebih diutamakan saat pembagian dividen
  • Pemegang saham preferen bisa mengganti sahamnya dengan saham biasa

Bila perusahaan dilikuidasi, pemegang saham preferen yang pertama akan memperoleh modalnya kembali tentu saja sesudah semua kewajiban perusahaan dibayar.

Langkah Investasi Saham

Karena perkembangan tehnologi, investasi saham di jaman saat ini jadi lebih gampang dilaksanakan. Cukup hanya modal piranti handphone dan internet, siapa saja dapat melakukan investasi saham dari #rumahaja.

Untuk lo yang ingin investasi saham, berikut beberapa langkah investasi saham pada umumnya.

  1. Register akun di broker saham, misalkan Stokbit
  2. Kerjakan deposit saldo di account RDN (Rekening Dana Nasabah)
  3. Membeli saham
  4. Jual saham untuk memperoleh capital gain, atau
  5. Hold saham periode panjang untuk membidik keuntungan dividen

Usai membaca artikel ini minimal lo bisa pahami sedikit mengenai apa itu investasi saham, keuntungan, resiko, dan langkah melakukan investasi saham.

Untuk memperoleh keuntungan yang maksimal, seharusnya investasi saham dilaksanakan sedini mungkin. Yok, mulai investasi saham di program Stokbit, tanpa minimum deposit, dan gratis feature screener saham terbaik untuk membantu lo analisis saham seperti investor professional! Unduh aplikasinya saat ini di Google Play dan App Toko.

Sumber artikel : snips.stockbit.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.