BLT Ibu Hamil dan Anak Sekolah

Yuk Lapor ke Sini jika Belum Terima BLT Ibu Hamil dan Anak Sekolah

BLT Ibu Hamil dan Anak Sekolah – Pemerintah sudah mengucurkan bantuan sosial (bansos) terhadap masyarakat pada tahun ini. Berbagai Bantuan Langsung Tunai (BLT) pun diberikan untuk melindungi masyarakat terdampak pandemi virus corona alias Covid-19

Program Keluarga Harapan

Melalui Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial (Kemensos), tahun ini menawarkan beberapa macam BLT di antaranya BLT anak sekolah, BLT ibu hamil dan balita, BLT lansia dan BLT penyandang disabilitas.

Rinciannya, BLT anak sekolah diberikan terhadap siswa SD/MI/Sederajat sebesar Rp900.000 setahun alias Rp75.000 per bulan, SMP/MTs/Sederajat Rp1,5 juta setahun alias Rp125.000 per bulan dan SMA/MA/Sederajat Rp2 juta setahun alias Rp166.000 per bulan.

Selanjutnya BLT ibu hamil dan balita sebesar Rp6 juta setahun terdiri dari BLT ibu hamil Rp3 juta setahun dan BLT balita usia 0-6 tahun senilai Rp3 juta setahun.

Di samping itu,Ada Juga BLT PPKM Darurat Senilai 600 Rb, ada juga BLT lansia Rp2,4 juta setahun dan penyandang disabilitas berat Rp2,4 juta setahun. Adapun total BLT keluarga andalan tersebut mencapai Rp15,2 juta setahun. PKH sendiri adalah acara pemberian bantuan sosial masyarakat keluarga miskin yg ditetapkan sebagai keluarga penerima fungsi alias dalam istilah kerennya tak jarang disebut Conditional Cash Transfer (CCT) alias BLT.

Bantuan PKH tersebut diberikan dalam kurun waktu satu tahun dengan empat kali masa pencairan di mulai Januari, April, Juli dan Oktober. BLT mampu diambil di Bank BUMN yg sudah ditunjuk pemerintah di antaranya BRI, Mandiri, BNI dan BTN.

Nah, bagi ibu yg sedang hamil alias mempunyai balita dan putra putri yg tetap sekolah dan memenuhi kriteria sebagai penerima BLT keluarga andalan mampu melaporkan kasus lewat email bansoscovid@kemensos.go.id.

Baca Juga :   Bunyi Yang Beraturan Dan Memiliki Frekuensi Tertentu Disebut

Bisa juga melewati layanan whatsapp ke no 0811-1022-210. Namun demikian, layanan whatsapp tersebut tak mendapatkan layanan telepon.

Bunda mampu mengirimkan pesan dengan format: Nama Lengkap (spasi) Nomor KTP (spasi) Alamat Lengkap (spasi) Aduan. Di samping itu ibu juga mampu mengabarkan ke RT/RW sampai ke kelurahan untuk mendaftarkan diri sebagai penerima bantuan. Setelah lapor, Bunda akan dibimbing untuk memperoleh bantuan keluarga andalan tersebut.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah meluncurkan acara perlindungan sosial 4 Januari 2021 lalu sekaligus dengan cara serentak dimulai penyaluran bantuan terhadap masyarakat.

Pemerintah pada tahun ini menganggarkan acara perlindungan sosial sebesar Rp110 triliun masuk APBN 2021. Rinciannya PKH Rp28,7 triliun, Kartu Sembako Rp45,1 triliun, BLT Dana Desa Rp14,4 triliun, Kartu Prakerja Rp10 triliun dan subsidi listrik selagi 6 bulan sebesar Rp3,78 triliun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.